Belajar Islam - Yufid.TV Official
February 24, 2025 at 01:46 PM
CITA-CITAKU SETINGGI LANGIT, TAPI KAKIKU TAK PERNAH BERDIRI DI SEPERTIGA MALAM
Mungkin aku hanya bermimpi, bukan benar-benar menginginkannya.
Setiap orang punya impian. Ada yang ingin sukses, kaya, bahagia, atau sekadar hidup tenang. Namun, seberapa serius aku mengejarnya?
Pernah kudengar sebuah nasihat yang menamparku:
“Jika cita-citamu tinggi, tapi kau tak bangun malam untuk berdoa, mungkin sebenarnya kau tak benar-benar menginginkannya.”
Bukankah Allah telah membuka pintu langit di sepertiga malam terakhir?
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرُ، فَيَقُولُ: مَنْ يَدْعُونِي فَأَسْتَجِيبَ لَهُ؟ مَنْ يَسْأَلُنِي فَأُعْطِيَهُ؟ مَنْ يَسْتَغْفِرُنِي فَأَغْفِرَ لَهُ؟
“Allah Tabaraka wa Ta’ala turun ke langit dunia setiap malam, saat sepertiga malam terakhir. Lalu Dia berfirman: ‘Siapa yang berdoa kepada-Ku, maka Aku akan mengabulkannya. Siapa yang meminta kepada-Ku, maka Aku akan memberinya. Dan siapa yang memohon ampun kepada-Ku, maka Aku akan mengampuninya.’” (HR. Bukhari)
Maka, jikalau aku sungguh-sungguh menginginkannya, aku harus berbisik kepada pikiranku yang penuh khayalan ini:
“Bangunlah… Berdirilah di keheningan malam. Ketuk pintu langit dengan doa!”
Atau mungkin… aku hanya ingin tetap bermimpi dan selalu bermimpi?
Selamat tidur, Sobat. Jangan lupa baca zikir sebelum tidur, ya :)
❤️
😢
👍
🙏
176